Saya bukan orang yang mudah puas atas apa yang saya dapat. Saya selalu melihat ke atas. Saya selalu mengutuk diri saya sendiri : kenapa saya tidak bisa mendapatkan lebih? Indeed, ini membuat saya jarang bersyukur. Yes people, I know this is extremely not good. Tapi sekarang saya sudah lebih bisa menghargai apa yang saya dapat, because of the following:
Sejak dikenalkan pada facebook, saya jadi jarang buka friendster. Semua temen2 sekolah di sini punyanya fb, bukan fs. Buka friendster paling cuman bales2in komen orang and that's it. So, minggu kemarin saya iseng buka2 fs temen2 lain. Saya juga buka fsnya AFS-YES 2008/2009 (angkatan saya). Dan di sana saya baca komen2 mereka; rata2 pada cerita tentang hidup mereka di USA. We all have our own problem with our new school and hostfamily. I have my own problem as well. But apparently some of them have bigger problem than I do.
Ada yang udah pindah2 hostfam 4-5 kali dalam 2 bulan ini. Ada yang berasalah sama hostfamnya, minta pindah hostfam sama Local Coordinatornya tapi malah disuruh sabar dulu. Ada yang hostfamnya punya anjing biadab banget. Ada yang hostfamnya pelit, ga pernah ngajak exchange studentnya kemana2 jadi dia selama ini stay di kotanya (yang sebenernya bukan "kota"). Ada yang hostfamnya pergi entah kemana berminggu2, jadi dia harus stay sama Local Coordinatornya. Ada yang hostfamnya suka lupa beli makanan, jadi kalau kehabisan exchange studentnya harus beli sendiri. Ada yang hostmomnya alergi wangi2an, jadi ga dibolehin make parfum, lotion etc. Ada yang punya hostsister rese banget. Ada yang pengen masuk klub tapi ga bisa soalnya mahal dan ga dibayarin hostfamnya.
Sementara saya. Saya sejak pertama dateng ga pernah pindah hostfam. Hostmom saya cukup baik, walaupun bulan2 kemaren sempet bermasalah tapi dia cukup care. Hostdad saya bodornya setengah mampus, jago main piano pula. Hostsister saya, Emma, sama sekali bukan tipe cewe2 amerika rese. Mukee, exchange student dari Thailand, enak diajak ngobrol sama curhat. Zena pinter, suka ngajakin main piano bareng. Hannah, walaupun suka rese, anaknya sebenernya lucu. Saya ga punya anjing. Di rumah saya ga pernah kehabisan makanan. Saya bahkan di Marching Band, main marimba, masuk band tanpa audisi. Sejauh ini saya udah dibawa ke Chicago sama Put in Bay. Bahkan nanti tanggal 11 Desember saya akan menge-skip sekolah dan akan dibawa hostfam saya ke Florida; ke Disneyland; and stay there for approximately 10 days.
Saya tahu semuanya pasti punya masalah. Tapi saya ga pernah menyangka kalau temen2 saya punya masalah yang benar2 lebih berat daripada masalah saya. So far, I kept whining : Why don't I go to NY? Why don't I have a debate club in my school? Why don't I have hostbrother? Dan "why don't"2 lainnyaa..
As a conclusion, saya harus introspeksi. Saya harus benar2 lebih menghargai apa yang sudah saya dapat. Di negara2 bagian Amerika lain, teman2 saya memiliki hidup yang lebih sulit daripada saya.
Being hairless and covering it
1 day ago


2 komentar:
Nah.. Ga.. Dimulai dari sekarang marilah kita sering-sering bersyukur.,
jangan jadi gila sendiri ya! Haha.
Ega,,, ini Zahra...
Iya, emang hidup ini harus penuh rasa syukur.
Eh, beneran kamu bakal ke Disneyland Florida? Waktu itu aku pernah kesana, bagus dan keren banget,,,, I really miss that time!
Ega, tlng tanyain Mukee donk... 'Kenal Super Junior ga? Itu loh boyband Korea yang terkenal banget di Thailand'
Thx ya!
Post a Comment